::: Koleksi-Sharing.Blogspot.com :::
Koleksi 'sharing' yang beredar di media sosial (WA, BBM, dll).
Dikumpulkan di sini agar kita sewaktu-waktu bisa mencarinya kembali.

Daripada disimpan di HP, kirim koleksi anda ke sini.
Caranya lihat di menu "Cara Mengirim".
Tampilkan postingan dengan label seputar ilmu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label seputar ilmu. Tampilkan semua postingan

Durasi Waktu Berpuasa di Seluruh Dunia

berdasarkan data Islam Finder inilah daftar durasi waktu berpuasa di dunia :


Untuk Sekedar informasi, tapi setelahnya sepatutnya kita bersyukur karena durasi waktu shaum kita lebih pendek dibanding yg lain.. 😊😊😊

1. Chili 9,43 jam
2. Australia 11,24 jam
3. Brazil 12,41 jam
4. *Indonesia 13 jam* saja
5. Malaysia 13,34 jam
6. Nigeria 14,04 jam
7. India 14,39 jam
8. Arab Saudi 14,54 jam
9. Bangladesh 15,04 jam
10. Pakistan 15,10 jam
11. New York-Amerika Serikat 16,46 jam
12. Chicago 16,57 jam
13. Dearbon, Amerika Serikat 17,02 jam
14. Cina 17,03 jam
15. Turkey 17,15 jam
16. Kanada 17,17 jam
17. Inggris 18,55 jam
18. Jerman 19,03 jam
19. Alaska, Amerika Serikat 19,45 jam
20. Swedia 20,17 jam
21. *Islandia 22 jam*


Selamat berpuasa di hari pertama... baarikillaahumma lanaa fii syahri ramadhan. Aamiin YA Robbal 'alamiin...🙏
Read More

Menjalankan Puasa yang "SEBENARNYA"


PUASA, “RETURN TO THE ORIGIN”

Setiap puasa saya selalu mengenang Jean dan Garry, penganut ajaran Mormonisme, sebuah sekte Kristiani, yang saya kenal di tahun 2001. Pasangan dari Idaho-USA ini rajin puasa seminggu sekali. Selama puasa, sejumlah pengeluaran yang biasa digunakan untuk makan ini itu mereka sumbangkan untuk kegiatan bakti sosial di seluruh dunia. Kami berjumpa ketika mereka sedang bertugas mengalokasikan dana sekitar 6 milyar rupiah ke Indonesia, dana yang terkumpul dari ibadah puasa umat Mormon yang konon minoritas di negerinya, Amerika itu. “Mengapa memilih Indonesia ?” tanya saya. “Tidak hanya Indonesia. Kami juga melakukan bakti sosial ke negara-negara lain. Bagi kami semua manusia sama, karena kita tinggal di planet yang sama,” jawab Garry.

Bulan Ramadhan tahun berikutnya kami bertemu lagi. Dengan penuh hormat Jean menggenggam tangan saya dan berkata: “Alangkah hebatnya kalian, umat muslim, melakukan puasa selama 30 hari…. Pasti banyak sekali dana yang bisa dibagikan pada orang yang kurang beruntung….”

Saya merasa sedikit malu mengenang sinar mata Jean ketika mengucapkan kekaguman yang salah alamat itu. Barangkali karena saya tidak pernah mempersoalkan ritual bulan puasa kita yang lucu. Misalnya, kita memang tidak makan apa-apa sepanjang siang, tapi pengeluaran untuk makan selama bulan puasa malah lebih banyak dari biasanya. Ketika puasa baru berjalan setengah putaran, kita malah belanja lebih banyak lagi demi persiapan merayakan ‘kemenangan’ yang belum tentu kita pahami di akhir puasa nanti. Jika sebelum puasa mungkin ada sedikit uang, pada akhir puasa  tampaknya harus ada tekad besar untuk ‘menambal galian lubang’ di kocek kita, supaya bisa bikin lubang dengan tenang di bulan puasa tahun berikutnya. Dan itu masih belum apa-apa. Di daerah tapal kuda Jawa Timur dikenal istilah “telasan” yang berarti “habis-habisan belanja”, yang dilakukan selama seminggu setelah puasa berakhir. Tampaknya memang begitu cara kita menjalani bulan puasa. (“Kita ?” tanya seorang teman. “Elo aja kalee…”)

“TUHAN sendiri yang merancang dan memerintahkan puasa, jadi mestinya puasa lebih dari sekedar menghilangkan atau menggeser jadwal makan siang,” begitu kata teman saya lainnya. Puasa membuat tubuh belajar mengenali perbedaan antara keinginan dan kebutuhan. Keinginan memang bisa macam-macam sekali, maunya ada nasi soto, sate, lotek, atau burger. Padahal kebutuhan di baliknya ya cuma mengisi perut. Perhatian pada kebutuhan, bukan keinginan, akan membuat kita mengenali kembali kata ‘cukup’, kata yang sudah lama kita abaikan. Memahami kata ‘cukup’ justru akan membuat kita makan seperlunya, belanja seperlunya, beraktivitas seperlunya, dan  berapa saja seperlunya….

Keinginan juga bisa membuat kita tidak merasa cukup dengan rasa asli makanan yang diolah sekedarnya. Kita terbiasa dengan ekstra garam, gula, dan zat tambahan lain, yang semua itu fungsinya hanya memperdaya lidah dan ‘tombol lapar’ kita, membuat kita terjebak dalam urusan perut. Kini terbukti bahwa kita merupakan generasi yang tubuhnya tak perlu dilemahkan oleh penyakit aneh-aneh dari luar. Gaya hidup kita saja sudah cukup untuk menyakiti diri kita sendiri.

Beruntung ada bulan puasa, bulan yang bisa dimanfaatkan untuk mengenal kembali rasa asli makanan alami. “Setelah seharian menahan lapar, mestinya tidak sulit untuk merasa cukup dengan menyantap pisang tanpa zat tambahan sebagai makanan pembuka, sebagaimana Rasul menyantap buah kurma segar,” begitu kata teman saya. (Saya jadi bertanya-tanya dalam hati, bagaimana kalau puasa malah membuat kita menjadi ‘pendendam’ yang ingin menebus keterbatasan di siang hari dengan pelampiasan yang hebat di malam hari ?)

Tapi memang rasa cukup itu hal yang paling mewah di dunia. Konon kata para sufi, rasa cukup itu identik dengan merasa kaya, bahkan bisa menjadikan kita lebih kaya harta dari sebelumnya. (Tentu saja, karena rasa cukup ini membuat kita tidak perlu ganti HP, ganti mobil, atau ganti pacar tiap tahun kan ? “Iya, tidak perlu tiap tahun. Cukup tiap 2-3 tahun,” celetuk teman saya yang lain lagi.) Rasa cukup itu bahasa Inggrisnya ‘contented’ alias puas dan senang. “Enough is equal to a feast”, kata pepatah bule. (Rasa cukup itu sepadan dengan kepuasan besar.) “He who knows not when he has enough is poor,” kata pepatah Jepang. (Orang yang tidak tahu arti cukup adalah orang miskin.) Orang yang tidak merasa cukup akan menjadi …p.e.r.u.s.a.k, kata seorang teman.  Lho, kok bisa ?

Rasa tidak cukup itu akan membuat kita sibuk menginginkan hal-hal yang tidak kita miliki, sehingga mengabaikan hal-hal yang kita miliki. Pengabaian itu membuat apa yang sebenarnya kita miliki itu ‘memberontak’, menjauh, melemah, hingga menghilang. Ada perempuan yang sibuk memoles diri agar bisa secantik selebriti, hingga mereka lupa memberi dukungan pada pesona uniknya sendiri. Ada orang tua yang sibuk mengejar kekuasaan dan kekayaan materi, hingga melupakan investasinya yang paling berharga, yaitu kekayaan batin si buah hati.

Saatnya kembali ke titik awal, dimana makan dan belanja kita untuk pemenuhan kebutuhan, bukan pelampiasan nafsu. Cukup berarti menginginkan (mensyukuri) atas apa yang kita miliki.

Mudah-mudahan puasa dan ritme tubuh baru yang dibentuknya akan membuat kita menjadi diri yang baru di akhir puasa, tepatnya diri yang penuh rasa hormat terhadap asal-usul kita sendiri (jati diri).


SELAMAT BERPUASA. 🙏
Read More

Cara Terbaik Mendidik Anak

Anak anak yang dididik dalam keluarga yang penuh kesantunan, etika tata krama, dlm sikap/prilaku kesederhanaan akan tumbuh menjadi anak anak yang tangguh, disenangi, dan disegani banyak orang.

Mereka tahu aturan makan/"table manner" di restoran mewah, tapi tidak canggung utk makan di warteg kaki lima.

Mereka sanggup membeli barang-barang mewah. Tapi tahu mana yg keinginan mana yg kebutuhan.

Mereka biasa pergi naik pesawat antar kota , tapi jg santai saja saat harus naik angkot

Mereka berbicara formal saat bertemu orang yg berpendidikan. Tapi jg mampu berbicara santai saat bertemu orang yg kurang/tdk berpendidikan

Mereka berbicara visioner saat bertemu rekan kerja. Tapi mampu bercanda lepas saat bertemu teman sekolah.

Mereka tidak norak saat bertemu orang kaya. Tapi juga tidak merendahkan orang yang lebih miskin darinya.

Mereka mampu membeli barang-barang bergengsi. Tapi sadar kalau yang membuat dirinya bergengsi adalah kualitas & kapasitas dirinya, bukan dari barang yang dikenakannya

Mereka punya segalanya... Tapi tidak sombong dgn teriak ke-mana2 , Kerendahan hati mrk membuat orang lain menghargai dan menghormati dirinya.

Jangan didik anak dari kecil dgn penuh kemanjaan, apalagi sampai melupakan kesantunan dan etika tata krama.

Hal hal sederhana tentang kesantunan spt :
- Pamit saat pergi dari rumah
- Permisi saat masuk ke rumah orang bahkan ke rmh sodara atopun teman akrab (karena ternyata banyak orang masuk ke rumah orang tidak punya sopan santun, tidak menyapa orang2 yang ada di rumah tsb, keluar masuk seenaknya sendiri , berbicara dgn keras kasar tanpa peduli tata bahasa)
- Saat masuk/pulang kerja memberi salam kepada sesama rekan, terlebih pimpinan,
- Berani minta maaf saat ada kesalahan,
- Tahu berterima kasih jika dibantu sekecil apapun.

Kelihatannya sederhana, tapi orang yang tidak punya attitude biasanya tdk mampu melakukannya.

Bersyukurlah, bukan karena kita terlahir di keluarga yang kaya raya atau cukup, tp krn kita terlahir di dlm lingkungan keluarga yang mengajarkan kpd kita kesantunan, etika tata krama dan kebaikan... Karena hal ini jauh lebih mahal dan lebih berharga dari pada sekedar memiliki banyak uang .


Semoga bermanfaat, jika ingin di share , silahkan -
Read More
Mengapa Ayam Bisa Melihat Malaikat?

Mengapa Ayam Bisa Melihat Malaikat?

Mengapa Ayam Bisa Melihat Malaikat?

Beredar di media sosial - Mengapa Ayam Bisa Melihat Malaikat?


Ayam merupakan salah satu unggas penghasil daging yang paling populer. Dalam setiap kesempatan, ternyata hidangan berbahan dasar daging ayam sangat banyak diminati oleh berbagai kalangan. Nabi Muhammad s.a.w. pernah memiliki kesan tersendiri terhadap hewan ini. Dalam sebuah sabdanya Nabi s.a.w. mengungkapkan bahwa ayam adalah hewan yang bisa mengetahui kedatangan malaikat.

"Bila engkau mendengar suara ayam jantan maka mintalah karunia kepada Allah karena ia melihat malaikat, sedangkan bila engkau mendengar ringkikan keledai, maka berlindunglah kepada Allah dari syaithan, karena dia melihat setan.” (Shahih, HR Bukhari dan Muslim).

Saat sabda ini diturunkan hingga manusia terus mengalami perkembangan berabad-abad, mungkin sabda ini hanya dianggap sebagai kelebihan ilmu pengetahuan yang dimiliki Nabi s.a.w. yang Ia dapatkan dari Allah s.w.t. Namun pengetahuan Nabi s.a.w. ini ternyata dibuktikan secara ilmiah oleh para ilmuan abad ini.

Sebuah studi dalam jurnal Public Library of Science, tahun 2010 menemukan bahwa ayam memiliki kerucut retina tambahan dibandingkan dengan manusia, yang memungkinkan mereka untuk membedakan warna tambahan.

Para ilmuwan di   Washington University di
St Louis  yang dipimpin oleh *Joseph Corbo* mengatakan, kemampuan untuk melihat warna berasal dari sel cahaya-sensing khusus yang ditemukan di retina. Sel-sel ini, yang disebut kerucut, datang dalam berbagai rasa, yang masing-masing dapat mendeteksi panjang gelombang cahaya yang berbeda.

Manusia memiliki tiga jenis kerucut yang memungkinkan kita untuk melihat warna, merah, hijau dan biru. Tapi ayam memiliki kerucut ekstra untuk melihat violet dan sinar ultraviolet. Terlebih lagi, kerucut ayam ini didistribusikan secara merata di seluruh retina, meningkatkan kemampuan burung untuk melihat warna di seluruh bidang visual mereka.

"Berdasarkan analisis ini, Warna di retina ayam sangat melebihi yang terlihat di sebagian besar retina lain dan tentu saja bahwa dalam kebanyakan retina mamalia,", kata penulis studi Dr Joseph C. Corbo of Washington University School of Medicine di St Louis.

Hal ini tentu sejalan dengan sabda Nabi s.a.w. yang mengatakan bahwa ayam dapat melihat malaikat. Pasalnya malaikat merupakan mahkluk Allah yang diciptakan  dari cahaya artinya dari sinar ultraviolet.

"Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari nyala api, dan Adam dari tanah." (HR. Abu Daud (4700) dan At Tirmidzi (2155)]

Hal ini menjelaskan kepada kita mengapa syaithan melarikan diri saat disebutkan nama Allah. Penyebabnya adalah karena para malaikat datang ke tempat yang disebut nama Allah itu, sehingga syaithan melarikan diri. Syaithan terganggu bila melihat cahaya malaikat. Dengan kata lain, jika sinar ultraviolet bertemu dengan sinar inframerah di satu tempat, maka sinar merah memudar.

Dan tahukah anda mengapa ayam berkokok jika fajar tiba? Saat terbitnya matahari juga banyak terdengar ayam berkokok, namun bukan karena mataharinya, melainkan melihat cahaya yang terpancar dari para malaikat-malaikat Allah yang sedang sibuk membagikan rizky dari Allah untuk semua makhluknya setiap hari. Maka jangan lewatkan untuk selalu bangun pagi dan shalat Subuh.

Mungkin mereka yang melakukan penelitian ini tidak pernah tahu bahwa Nabi Muhammad s.a.w. pernah bersabda bahwa ayam bisa melihat malaikat. Setidaknya terimakasih semakin memperkuat kebenaran akan ayat-ayat Allah s.w.t. dan Sabda Nabi s.a.w.

Wallahu a'lam bish-shawwab.

Selamat menjalankan ibadah puasa...!

Wassalam.

Read More

Ribut Perda Ramadhan, Anda Pernah Nyepi di Bali?

Ribut Perda Ramadhan, Anda Pernah Nyepi di Bali?

Ippho Santosa adalah seorang penulis, pembicara, motivator dan pengusaha muslim Indonesia.

Beredar di media sosial - Berikut tulisan dari Ippho Santosa terkait berita yang lagi rame, Perda yang mengatur warung makan di bulan Ramadhan.

Tulisan ini diposting di fbnya (Selasa, 14/6/2016). Selamat menyimak...

Pernah Nyepi di Bali? Keluarga saya pernah. Seperti yang kita tahu, saat Nyepi, hampir semua kegiatan ditiadakan. Contoh, selama Nyepi keluarga pasien di berbagai rumah sakit tidak boleh keluar RS dengan alasan apapun. Stok makanan pun harus disiapkan, mengingat warung di sekitar RS juga tutup.

Selama Nyepi, bandara tutup 1 hari dan ratusan penerbangan ditiadakan. Perbankan tutup sampai 3 hari. Anda mungkin menyebutnya aneh dan rugi. Tapi sebagian pengamat menyebutnya unik dan hemat. Di atas segalanya, itulah tradisi dan keyakinan mereka. Hargai. Akan indah jadinya.

Anda masih protes? Tunggu dulu. Apakah Anda penduduk Bali? Apakah pendapat Anda dianggap penting bagi warga bali? Jika tidak, baiknya Anda diam saja. Hargai. Konon pemilik sebuah toko seluler di Kuta Bali pernah menghina tradisi ini. Yah wajar saja kalau warga merasa geram. Lalu, sebagian mengamuk dan merusak toko itu.

Setiap hari Minggu, di sejumlah kota di Papua, salah satunya Jayawijaya, warga dilarang jualan. Apapun agama mereka. Itu artinya 52 hari dalam setahun. Kalau Ramadhan, cuma 29 atau 30 hari. Saya pribadi pernah berkunjung ke tiga kota di Papua dan saya melihat ini diatur melalui Perda. Anda mau protes? Tunggu dulu. Apakah Anda penduduk Papua? Apakah pendapat Anda penting bagi warga Papua? Jika tidak, baiknya Anda diam saja. Hargai.

Setuju atau tidak, inilah Perda. Selama Ramadhan, rumah makan di beberapa kota, termasuk Serang, diminta untuk tidak beroperasi siang-siang, cukup sore dan malam saja. Di berbagai kota di Sumatera juga begitu, dengan atau tanpa Perda. Anda protes? Tunggu dulu. Apakah Anda penduduk Serang? Apakah pendapat Anda penting bagi warga Serang? Jika tidak, yah diam saja. Hargai.

Di Texas, warga biasa boleh menyimpan senjata api di mobil dan di rumah. Sementara di negara bagian lainnya di AS, tidak boleh. Ini 'Perda' mereka.

Perda berasal dari aspirasi rakyat setempat. Artinya kebiasaan ini sudah berlangsung puluhan tahun bahkan ratusan tahun. Perda walaupun usianya baru sekian tahun atau belasan tahun berusaha mengukuhkan aspirasi ini. Semoga kita bisa memahami dan berhenti menghakimi.

Boleh-boleh saja kita berempati dan berdonasi kepada si ibu-ibu itu. Apalagi setelah digiring dan didramatisir oleh media. Tapi pikirkan juga Perda yang telah ditetapkan di Serang. Coba bayangkan, Anda buka bengkel di Bali ketika Nyepi. Atau buka lapak ketika Hari Minggu di Kabupaten Jayawijaya. Ending-nya juga sama, Anda bakal diciduk.

Saya awalnya juga memprotes penggerebekan dan penertiban rumah makan di Serang itu. Kok disita? Warga Serang merespons, "Untung cuma disita. Kalau menurut Perda, yah denda puluhan juta. Dan Perda ini sudah berlangsung sejak 2010. Mestinya setiap warga sudah paham walaupun buta huruf." Fyi, kalau di Serang, mall juga mematuhi, bukan cuma pedagang kecil. Alhamdulillah, ada TK dan SD Khalifah di Serang, makanya sedikit-banyak saya tahu, hehehe.

Lantas bagaimana dengan mereka yang tidak berpuasa? Non-muslim, musafir, orang sakit, muslimah haid, hamil, dan menyusui. Tenang. Mereka telah mengantisipasi. Aman kok. Terbukti mereka tetap tinggal di sana selama bertahun-tahun. Nggak protes. Kok kita orang luar yang sok tahu dan mau menggurui?

Sebenarnya, dalam pemahaman Yahudi dan Kristen ada juga anjuran untuk menghormati tradisi puasa. Lihat Imamat 23: 29 dan ayat-ayat lainnya. Tentu saja ini tiada kaitan sama sekali dengan dinamika muslim sekarang. Yah sekedar komparasi saja.

Saya pribadi tak pernah menyuruh orang untuk menghargai puasa saya. Toh ini urusan saya dengan Tuhan saya. Tapi saat suatu kota memutuskan sebuah Perda terkait Ramadhan, tak ada salahnya saya dan kita semua turut mengapresiasi. Bagaimanapun itu Perda, itu aspirasi.
Sekian..
Read More
Didikan Dalam Kelurarga

Didikan Dalam Kelurarga

Didikan Dalam Kelurarga

Beredar di media sosial - Anak anak yang dididik dalam keluarga yang penuh kesantunan, etika tatakrama, dalam sikap/perilaku kesederhanaan akan tumbuh menjadi anak anak yang tangguh, disenangi, dan disegani banyak orang.

Mereka tahu aturan makan/"table manner" di restoran mewah, tapi tidak canggung utk makan di warteg kaki lima.

Mereka sanggup membeli barang-barang mewah. Tapi tahu mana yang keinginan mana yang kebutuhan.

Mereka biasa pergi naik pesawat antar kota , tapi juga santai saja saat harus naik angkot

Mereka berbicara formal saat bertemu orang yang berpendidikan. Tapi juga mampu berbicara santai saat bertemu orang yang kurang/tidak berpendidikan

Mereka berbicara visioner saat bertemu rekan kerja. Tapi mampu bercanda lepas saat bertemu teman sekolah.

Mereka tidak norak saat bertemu orang kaya. Tapi juga tidak merendahkan orang yang lebih miskin darinya.

Mereka mampu membeli barang-barang bergengsi. Tapi sadar kalau yang membuat dirinya bergengsi adalah kualitas & kapasitas dirinya, bukan dari barang yang dikenakannya

Mereka punya segalanya... Tapi tidak sombong dgn teriak ke-mana2 , Kerendahan hati mrk membuat orang lain menghargai dan menghormati dirinya.

Jangan didik anak dari kecil dgn penuh kemanjaan, apalagi sampai melupakan kesantunan dan etika tata krama.

Hal hal sederhana tentang kesantunan spt :
- Pamit saat pergi dari rumah
- Permisi saat masuk ke rumah orang bahkan ke rmh sodara atopun teman akrab (karena ternyata banyak orang masuk ke rumah orang tidak punya sopan santun, tidak menyapa orang2 yang ada di rumah tsb, keluar masuk seenaknya sendiri , berbicara dgn keras kasar tanpa peduli tata bahasa)
- Saat masuk/pulang kerja memberi salam kepada sesama rekan, terlebih pimpinan,
- Berani minta maaf saat ada kesalahan,
- Tahu berterima kasih jika dibantu sekecil apapun.

Kelihatannya sederhana, tapi orang yang tidak punya attitude biasanya tdk mampu melakukannya.

Bersyukurlah, bukan karena kita terlahir di keluarga yang kaya raya atau cukup, tp krn kita terlahir di dlm lingkungan keluarga yang mengajarkan kpd kita kesantunan, etika tata krama dan kebaikan... Karena hal ini jauh lebih mahal dan lebih berharga dari pada sekedar memiliki banyak uang .

Semoga bermanfaat, jika ingin di share , silahkan -
Read More
Satu Hari 20 Halaman Cara Cepat Mengkhatamkan Al-Quran

Satu Hari 20 Halaman Cara Cepat Mengkhatamkan Al-Quran

Satu Hari 20 Halaman

 SATU HARI 20 halaman.

Beredar di media Sosial - Perhitungan yang sangat mencengangkan...........???

Demi Allah sangat mengagetkanku hampir-2 saya menangis............😭

Benar......... 👍
Umur ditangan Allah SWT.............., tapi anggaplah kita punya umur 60 th.

🌾Jika waktu tidur  kita 8 jam dalam sehari, maka dalam 60 tahun Anda menggunakan 20 tahun untuk sekedar tidur.........?!

🌴 Jika waktu kerja Anda dalam sehari 8 jam, maka terhitung umur Anda 20 tahun habis untuk bekerja............?!

🌿Masa kecil Anda habis 15 tahun. Jika 30 menit dalam sehari Anda gunakan untuk duduk di meja makan, maka terhitung 3 tahun dari umur Anda habis untuk makan............?!

🌹Maka jika semuanya dijumlahkan (tidur, kerja, masa kecil, makan) maka umur Anda habis 58 th. untuk semua itu dan tersisa 2 tahun lagi.......?!

🌺Ya Allah......... Berapa banyak waktu yang kita gunakan beribadah............?

🌻Apa yang akan kita katakan kepada Allah ketika umur kita dihitung dimana kita habiskan............. ?
Sungguh perkataan yang 100% sangat benar..............

📚Mushaf Al-Qur'an tidak lebih 600 halaman atau tepatnya 604 halaman, benar......? jika tidak percaya silahkan cepat lihat sendiri kemudian kembali........sudah Anda lihat........?
Ok, kita lanjutkan.........

🍁Mushaf yang hitunglah 600 halaman jika dibagi 30 hari hasilnya berapa.........? Jangan repot-repot menghitung, hasilnya 600 : 30 = 20 halaman.
Perhitungan yang sangat mudah.
Yaitu 20 halaman setiap harinya.

Kita dalam sehari 5x Shalat............, jika 20 halaman dibagi 5x Shalat maka hasilnya 4 halaman.

Jadi jika Anda membaca Al-Qur'an 4 halaman setiap selesai Shalat, maka Anda telah membaca 20 halaman setiap harinya (1 Juz).

Jadi dalam sebulan Anda telah menamatkan Al-Quran...............

🌿Tapi tunggu, pesan ini belum selesai, kita lanjutkan, tersisa sedikit lagi...........

☘Jika Anda mengirim pesan ini ke Saudara, keluarga, teman atau kerabat Anda, kemudian mereka mengamalkannya dan menamatkan Al-Qur'an setiap bulannya karena pesan Anda ini......?
Apakah terbayangkan oleh Anda berapa pahala yang Anda dapatkan.............. ?

Ya Allah...........

Setiap dari mereka yang menamatkan Al-Qur'an maka Anda juga akan mendapat pahalanya.........

☘Mengapa kita tidak menjadikan ini sebagai ladang bisnis pahala kita tahun ini.............?

🌴Mengapa kita tidak menjadi sebab semua orang menamatkan Al-Qur'an...............?

🌻Ketahuilah.............., pengajak kepada kebaikan akan mendapatkan seperti orang yang mengerjakan ajakannya............

الله يبارك فيكم... 😊😊😊


Read More

*DI BALIK SEBUAH KEBERHASILAN*

di balik sebuah keberhasilan

Jakarta - Suatu hari Columbus mengadakan perjamuan makan, dia menceritakan semua yang di hadapi dalam pencarian Benua Amerika.

Tamu undangan terpukau & mengakui kehebatannya, beberapa orang yang iri dengan sinis berkata, “Apa hebatnya?
Dia cuma berlayar & kebetulan saja menemukan benua baru. Siapa saja juga bisa melakukan itu.”

Mendengar hal tsb, Columbus kemudian menantang para orang yang iri tsb, “Marilah kita bertanding untuk membuktikan siapa yang lebih baik.

Barangsiapa yang bisa membuat telur² rebus itu berdiri di atas meja makan ini, maka dia lah orang yang terbaik & semua gelar, kekayaanku akan ku serahkan padanya.”

Mereka mulai berusaha untuk membuat telur² rebus itu berdiri di atas meja makan.

Karena telur adalah benda yang ellips hampir bundar, mustahil untuk bisa berdiri di atas meja, akhirnya mereka pun menyerah.

Kini tiba giliran Columbus, dia memegang telur rebus itu di atas meja dengan posisi berdiri sambil di pegangi, dengan tangan yang satunya Columbus menekan ujung atas telur rebus itu ke meja, sehingga ujung bawah telur menjadi remuk & memipih (tidak lonjong lagi), telur tsb bisa berdiri tegak di atas meja.

Melihat hal tsb, orang² yang iri dengan sinis berkata, “Ah, kalo caranya seperti itu, kami juga bisa membuat telur rebus itu berdiri.”

Dgn bijak & sambil tersenyum, Columbus berkata, “KALO BEGITU, MENGAPA TIDAK KAMU MELAKUKANNYA?”

Dalam Kehidupan, selalu ada orang² yang iri melihat kita sukses & berhasil, bahkan jika kita berbuat benar pun bisa dinilai salah.

But, Everything Happens For a Good Reason.

Kalo tak ada mereka, siapa yang bisa membuat kita introspeksi diri atas kesalahan² yang kita buat?

Siapa yang bisa membuat kita selangkah lebih maju & dewasa dalam mengatasi masalah?

KESUKSESAN & KEBERHASILAN BERASAL DARI SUATU TINDAKAN NYATA ATAS GAGASAN.

SELAMAT PAGI 🌞🌞
Tuhan memberkati



Read More

Saat Lidah Yang Membunuhmu

🌿🌿Renungan untuk hidup bijaksana 🌿🌿

http://beredardimedsos.blogspot.com

Renungan inspiratif - Seseorang menceritakan gosip mengenai tetangganya dan dalam beberapa hari saja, seluruh lingkungan mengetahui ceritanya.
Tetangganya itu tentu saja sakit hati. Beberapa hari kemudian, orang yang menyebarluaskan gossip tersebut menyadari bahwa ternyata gosip itu tak benar.
Dia menyesal, lalu datang kepada orang yang bijaksana untuk mencari tahu apa yang harus dilakukannya untuk memperbaiki kesalahannya itu.

"Pergilah ke pasar" kata orang bijak itu, "belilah kemoceng, kemudian dalam perjalanan pulang, cabuti bulu ayam di kemoceng dan buanglah satu persatu di sepanjang jalan pulang."

Meski kaget mendengar saran itu, si penyebar gosip tetap melakukan apa yang disuruh kepadanya. Keesokan harinya orang tersebut melaporkan apa yang sudah dilakukannya. Orang bijak itu berkata lagi, "Sekarang pergilah dan kumpulkan kembali semua bulu ayam yang kau buang kemarin dan bawa kepadaku."

Orang itu pun menyusuri jalan yang sama, tapi angin telah melemparkan bulu-bulu itu ke segala arah. Setelah mencari selama beberapa jam, ia kembali hanya dengan tiga potong bulu.

"Lihat kan?" kata orang bijak itu, "sangat mudah melemparkannya, namun tak mungkin mengumpulkannya kembali, begitu pula dengan gosip. Tak sulit menyebarluaskan gosip, namun sekali gossip terlempar, 7 ekor kuda pun tak dapat menariknya kembali."

PESAN MORAL


"Hidup dan mati seseorang dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya"

Lidah memang salah satu anggota tubuh yang kecil, tapi sangatlah besar kuasanya.
Bila salah menggunakannya, maka hancurlah semua yang ada disekitar kita.
Lidah yang lembut adalah pohon kehidupan.
Tapi lidah yang jahat melukai hati orang lain!
JAGALAH LIDAH untuk selalu mengucapkan kata-kata yang positif.. bukan untuk menggosip..!

Semoga bermanfaat ... 🙏🙏🙏
Read More