::: Koleksi-Sharing.Blogspot.com :::
Koleksi 'sharing' yang beredar di media sosial (WA, BBM, dll).
Dikumpulkan di sini agar kita sewaktu-waktu bisa mencarinya kembali.

Daripada disimpan di HP, kirim koleksi anda ke sini.
Caranya lihat di menu "Cara Mengirim".
Tampilkan postingan dengan label nasehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nasehat. Tampilkan semua postingan

Nasehat Ibnu Qayyim: Sepuluh hal yang Tidak Bermanfaat



๐Ÿ’ง๐Ÿ’ฆ Sepuluh hal yang Tidak Bermanfaat ๐Ÿ’ฆ ๐Ÿ’ง

Ibnu Qayyim rahimahullah berkata:

Sepuluh Perkara tang tidak bermanfaat:

ุนู„ู… ู„ุง ูŠุนู…ู„ ุจู‡

1. Ilmu yang tidak diamalkan.

ูˆ ุนู…ู„ ู„ุง ุฅุฎู„ุงุต ููŠู‡ ูˆู„ุง ุงู‚ุชุฏุงุก

2. Amal yang tidak ikhlas dan tidak sesuai dengan tuntunan Nabi.

ูˆ ู…ุงู„ ู„ุง ูŠู†ูู‚ ู…ู†ู‡ ูู„ุง ูŠุณุชู…ุชุน ุจู‡ ุฌุงู…ุนู‡ ููŠ ุงู„ุฏู†ูŠุง ูˆู„ุง ูŠู‚ุฏู…ู‡ ุฃู…ุงู…ู‡ ุฅู„ู‰ ุงู„ุงุฎุฑุฉ

3. Harta yang tidak diinfakkan, tidak juga dinikmati oleh pemiliknya di dunia dan tidak digunakan untuk akheratnya.

ูˆู‚ู„ุจ ูุงุฑุบ ู…ู† ู…ุญุจุฉ ุงู„ู„ู‡ ูˆุงู„ุดูˆู‚ ุฅู„ูŠู‡ ูˆุงู„ุงู†ุณ ุจู‡

4. Hati yang kosong dari mencintai Allah, dan dari rindu kepadaNya.

ูˆุจุฏู† ู…ุนุทู„ ู…ู† ุทุงุนุชู‡ ูˆุฎุฏู…ุชู‡

5. Badan yang tidak digunakan untuk menaati Allah.

ูˆู…ุญุจุฉ ู„ุง ุชุชู‚ูŠุฏ ุจุฑุถุงุก ุงู„ู…ุญุจูˆุจ ูˆุงู…ุชุซุงู„ ุฃูˆุงู…ุฑู‡

6. Cinta yang tidak diikat dengan keridloan Allah dan melaksanakan perintahNya.

ูˆูˆู‚ุช ู…ุนุทู„ ู…ู† ุงุณุชุฏุฑุงูƒ ูุงุฑุท ุฃูˆ ุงุบุชู†ุงู… ุจุฑ ูˆู‚ุฑุจุฉ

7. Waktu yang tidak digunakan untuk memperbaiki kekurangan atau untuk kebaikan dan ibadah.

ูˆููƒุฑ ูŠุฌูˆู„ ููŠู…ุง ู„ุง ูŠู†ูุน

8. Pikiran yang berputar dalam perkara yang tak berguna.

ูˆุฎุฏู…ุฉ ู…ู† ู„ุง ุชู‚ุฑุจูƒ ุฎุฏู…ุชู‡ ุฅู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ูˆู„ุง ุชุนูˆุฏ ุนู„ูŠูƒ ุจุตู„ุงุญ ุฏู†ูŠุงูƒ

9. Membantu orang yang tidak membuatmu dekat kepada Allah dan tidak bermanfaat untuk diri sendiri.

ูˆุฎูˆููƒ ูˆุฑุฌุงุคูƒ ู„ู…ู† ู†ุงุตูŠุชู‡ ุจูŠุฏ ุงู„ู„ู‡ ูˆู‡ูˆ ุฃุณูŠุฑ ููŠ ู‚ุจุถุชู‡ ูˆู„ุง ูŠู…ู„ูƒ ู„ู†ูุณู‡ ุถุฑุง ูˆู„ุง ู†ูุนุง ูˆู„ุง ู…ูˆุชุง ูˆู„ุง ุญูŠุงุฉ ูˆู„ุง ู†ุดูˆุฑุง

10. Taku dan berharap kepada orang yang ubun ubunnya di tangan Allah. Ia tidak memiliki manfaat dan mudlarat, tidak juga dapat mematikan dan menghidupkan.

(Fawaidul Fawaid hal 376)

✍๐Ÿป Oleh : Hisyam Al - Aslamiy

Wallahu a'lam bishowab.

***
Dapatkan postingan lainnya di:
http://koleksi-sharing.blogspot.com
Read More

Nasehat Imam Al-Qurthubi



๐Ÿšซู…ูˆุนุธุฉ ุจู„ูŠุบุฉ ๐Ÿšซ

♦ู‚ุงู„ ุงู„ู…ูุณุฑ ุงู„ู…ุงู„ูƒูŠ ุงู„ุนู„ุงู…ุฉ ุงู„ู‚ุฑุทุจูŠ ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ :

 "ุชููƒَّุฑ ุงู„ุขู† ููŠู…ุง ูŠุญู„ ุจูƒ ู…ู† ุงู„ูุฒุน ุจูุคุงุฏูƒ ุฅุฐุง ุฑุฃูŠุช ุงู„ุตุฑุงุท ูˆุฏู‚َّุชَู‡، ุซู… ูˆู‚ุน ุจุตุฑูƒ ุนู„ู‰ ุณูˆุงุฏ ุฌู‡ู†ู… ู…ู† ุชุญุชู‡، ุซู… ู‚ุฑَุน ุณู…ุนَูƒ ุดู‡ูŠู‚ ุงู„ู†ุงุฑ ูˆุชุบูŠُّุธُู‡ุง، ูˆู‚ุฏ ูƒُู„ِّูุช ุฃู† ุชู…ุดูŠ ุนู„ู‰ ุงู„ุตุฑุงุท، ู…ุน ุถุนู ุญุงู„ูƒ، ูˆุงุถุทุฑุงุจ ู‚ู„ุจูƒ، ูˆุชุฒู„ุฒู„ ู‚ุฏู…ูƒ، ูˆุซู‚ู„ ุธู‡ุฑูƒ ุจุงู„ุฃูˆุฒุงุฑ ุงู„ู…ุงู†ุนุฉ ู„ูƒ ู…ู† ุงู„ู…ุดูŠ ุนู„ู‰ ุจุณุงุท ุงู„ุฃุฑุถ، ูุถู„ุงً ุนู† ุญุฏุฉ ุงู„ุตุฑุงุท، ููƒูŠู ุจูƒ ุฅุฐุง ูˆุถุนุช ุนู„ูŠู‡ ุฅุญุฏู‰ ุฑุฌู„ูŠูƒ، ูุฃุญุณุณุช ุจุญุฏَّุชู‡، ูˆุงุถุทุฑุฑุช ุฅู„ู‰ ุฃู† ุชุฑูุน ู‚ุฏู…ูƒ ุงู„ุซุงู†ูŠุฉ، ูˆุงู„ุฎู„ุงุฆู‚ ุจูŠู† ูŠุฏูŠูƒ ูŠุฒِู„ُّูˆู† ูˆูŠุชุนุซุฑูˆู†، ูˆุชุชู†ุงูˆู„ู‡ู… ุฒุจุงู†ูŠุฉ ุงู„ู†ุงุฑ ุจุงู„ุฎุทุงุทูŠู ูˆุงู„ูƒَู„ุงู„ูŠุจ، ูˆุฃู†ุช ุชู†ุธุฑ ุฅู„ูŠู‡ู… ูƒูŠู ูŠู†ูƒุณูˆู† ุฅู„ู‰ ุฌู‡ุฉ ุงู„ู†ุงุฑ ุฑุคูˆุณู‡ู… ูˆุชุนู„ูˆ ุฃุฑุฌู„ู‡ู…، ููŠุง ู„ู‡ ู…ู† ู…ู†ุธุฑ ู…ุง ุฃูุธุนَู‡، ูˆู…ุฑุชู‚ًู‰ ู…ุง ุฃุตุนุจَู‡، ูˆู…ุฌุงู„ ู…ุง ุฃุถูŠู‚َู‡، ูุงู„ู„ู‡ู… ุณู„ِّู… ุณู„ู…"
______

๐Ÿ“š[ ุงู„ุชุฐูƒุฑุฉ ู„ู„ู‚ุฑุทุจูŠ ุต 757]

   ๐ŸŒด〰๐ŸŒด〰๐ŸŒด〰๐ŸŒด

( NASEHAT YANG BERHARGA )

Mufassir al Qurthubi rahimahullah berkata :

"Pikirkan sekarang perasaan takut yang merasuk di qalbumu ketika menyaksikan dahsyatnya ash-shiroth yang begitu tajam.

⚡๐Ÿ’ฅ๐Ÿ”ฅLalu pandanganmu tertuju pada hitamnya neraka Jahannam yang ada di bawah shiroth.
๐Ÿ‘‚⚡๐Ÿ”ฅ๐Ÿ’ฅ Kemudian pendengaranmu dikejutkan dengan teriakan dari neraka serta gemuruhnya.

๐Ÿ‘ฃ๐Ÿ‘ฃKetika itu engkau mendapat beban untuk melewati shiroth dalam keadaan tubuhmu yang letih dan qalbumu yang bergejolak penuh takut, kedua kakimu tergoncang serta punggungmu yang menahan beban dosa yang sangat berat.
Itu semua akan menyulitkanmu untuk berjalan di tanah yang lapang, maka bagaimana dengan berjalan melewati shiroth yang begitu tajam.

๐Ÿ‘ฃ Jika kau letakkan salah satu kakimu diatasnya lalu merasakan tajamnya terus kamu terpaksa melangkahkan kakimu yang lain.
⚙⛓ Dihadapanmu para makhluk jatuh terpeleset dan para zabaniyah penjaga neraka menyambut mereka dengan kait-kait besi yang menyambar.

๐Ÿ•ณ↘ Kau melihat mereka terjerembab kepala mereka jatuh lebih dulu ke dalam neraka.

๐Ÿ’ฅ๐Ÿ”ฅ Sungguh pemandangan yang sangat menakutkan, sangat sulit dan begitu sempit.

๐Ÿ’ฆ✅ Ya Allah...selamatkan,. ...selamatkan..

๐Ÿ“š  Sumber : At-Tadzkirah lil Qurtuby, hal. 757
--------------
๐Ÿ“ Alih bahasa : al ustadz Utsman Madiun hafidhahullah

***
Dapatkan postingan lainnya di:
http://koleksi-sharing.blogspot.com
Read More

DISUNNAHKAN BANYAK MENGINGAT MATI



DISUNNAHKAN BANYAK MENGINGAT MATI✍

ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู…

ุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡

๐Ÿƒ๐ŸŒต๐Ÿƒ๐ŸŒต๐Ÿƒ๐ŸŒต ๐Ÿƒ๐ŸŒต๐Ÿƒ๐ŸŒต๐Ÿƒ๐ŸŒต๐Ÿƒ


Dianjurkan untuk mengingat mati dan mempersiapkan diri menghadap kematian …
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ุฃَูƒْุซِุฑُูˆุง ุฐِูƒْุฑَ ู‡َุงุฐِู…ِ ุงู„ู„َّุฐَّุงุชِ

“Perbanyaklah mengingat pemutus kelezatan”
(HR. An Nasai no. 1824, Tirmidzi no. 2307 dan Ibnu Majah no. 4258 dan Ahmad 2: 292. Hadits ini hasan shahih menurut Syaikh Al Albani).
Yang dimaksud adalah kematian. Kematian disebut haadzim (pemutus) karena ia menjadi pemutus kelezatan dunia.

ุนَู†ِ ุงุจْู†ِ ุนُู…َุฑَ ุฃَู†َّู‡ُ ู‚َุงู„َ : ูƒُู†ْุชُ ู…َุนَ ุฑَุณُูˆู„ِ ุงู„ู„َّู‡ِ -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ูَุฌَุงุกَู‡ُ ุฑَุฌُู„ٌ ู…ِู†َ ุงู„ุฃَู†ْุตَุงุฑِ ูَุณَู„َّู…َ ุนَู„َู‰ ุงู„ู†َّุจِู‰ِّ -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ุซُู…َّ ู‚َุงู„َ : ูŠَุง ุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„َّู‡ِ ุฃَู‰ُّ ุงู„ْู…ُุคْู…ِู†ِูŠู†َ ุฃَูْุถَู„ُ ู‚َุงู„َ : « ุฃَุญْุณَู†ُู‡ُู…ْ ุฎُู„ُู‚ًุง ». ู‚َุงู„َ ูَุฃَู‰ُّ ุงู„ْู…ُุคْู…ِู†ِูŠู†َ ุฃَูƒْูŠَุณُ ู‚َุงู„َ : « ุฃَูƒْุซَุฑُู‡ُู…ْ ู„ِู„ْู…َูˆْุชِ ุฐِูƒْุฑًุง ูˆَุฃَุญْุณَู†ُู‡ُู…ْ ู„ِู…َุง ุจَุนْุฏَู‡ُ ุงุณْุชِุนْุฏَุงุฏًุง ุฃُูˆู„َุฆِูƒَ ุงู„ุฃَูƒْูŠَุงุณُ ».

Dari Ibnu ‘Umar, ia berkata, “Aku pernah bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu seorang Anshor mendatangi beliau, ia memberi salam dan bertanya, “Wahai Rasulullah, mukmin manakah yang paling baik?”
Beliau bersabda, “Yang paling baik akhlaknya.”

“Lalu mukmin manakah yang paling cerdas?”, ia kembali bertanya.
Beliau bersabda, “Yang paling banyak mengingat kematian dan yang paling baik dalam mempersiapkan diri untuk alam berikutnya, itulah mereka yang paling cerdas.”
(HR. Ibnu Majah no. 4259. Hasan kata Syaikh Al Albani).

Wahai diri ini yang lalai akan kematian, ingatlah faedah mengingat kematian …

๐Ÿ”น [1] Mengingat kematian adalah termasuk ibadah tersendiri, dengan mengingatnya saja seseorang telah mendapatkan ganjaran karena inilah yang diperintahkan oleh suri tauladan kita, Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

๐Ÿ”น [2] Mengingat kematian membantu kita dalam khusyu’ dalam shalat. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ุงุฐูƒุฑِ ุงู„ู…ูˆุชَ ูู‰ ุตู„ุงุชِูƒ ูุฅู†َّ ุงู„ุฑุฌู„َ ุฅุฐุง ุฐูƒุฑ ุงู„ู…ูˆุชَ ูู‰ ุตู„ุงุชِู‡ِ ูَุญَุฑِู‰ٌّ ุฃู† ูŠุญุณู†َ ุตู„ุงุชَู‡ ูˆุตู„ِّ ุตู„ุงุฉَ ุฑุฌู„ٍ ู„ุง ูŠุธู† ุฃู†ู‡ ูŠุตู„ู‰ ุตู„ุงุฉً ุบูŠุฑَู‡ุง ูˆุฅูŠุงูƒ ูˆูƒู„َّ ุฃู…ุฑٍ ูŠุนุชุฐุฑُ ู…ู†ู‡

“Ingatlah kematian dalam shalatmu karena jika seseorang mengingat mati dalam shalatnya, maka ia akan memperbagus shalatnya. Shalatlah seperti shalat orang yang tidak menyangka bahwa ia masih punya kesempatan melakukan shalat yang lainnya. Hati-hatilah dengan perkara yang kelak malah engkau meminta udzur (meralatnya) (karena tidak bisa memenuhinya).”
(HR. Ad Dailami dalam musnad Al Firdaus. Hadits ini hasan sebagaimana kata Syaikh Al Albani)

๐Ÿ”น [3] Mengingat kematian menjadikan seseorang semakin mempersiapkan diri untuk berjumpa dengan Allah. Karena barangsiapa mengetahui bahwa ia akan menjadi mayit kelak, ia pasti akan berjumpa dengan Allah. Jika tahu bahwa ia akan berjumpa Allah kelak padahal ia akan ditanya tentang amalnya didunia, maka ia pasti akan mempersiapkan jawaban.

๐Ÿ”น [4] Mengingat kematian akan membuat seseorang memperbaiki hidupnya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ุฃูƒุซุฑูˆุง ุฐูƒุฑ ู‡َุงุฐِู…ِ ุงู„ู„َّุฐَّุงุชِ ูุฅู†ู‡ ู…ุง ุฐูƒุฑู‡ ุฃุญุฏ ูู‰ ุถูŠู‚ ู…ู† ุงู„ุนูŠุด ุฅู„ุง ูˆุณุนู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆู„ุง ูู‰ ุณุนุฉ ุฅู„ุง ุถูŠู‚ู‡ ุนู„ูŠู‡

“Perbanyaklah banyak mengingat pemutus kelezatan (yaitu kematian) karena jika seseorang mengingatnya saat kehidupannya sempit, maka ia akan merasa lapang dan jika seseorang mengingatnya saat kehidupannya lapang, maka ia tidak akan tertipu dengan dunia (sehingga lalai akan akhirat).”
(HR. Ibnu Hibban dan Al Baihaqi, dinyatakan hasan oleh Syaikh Al Albani).

๐Ÿ”น [5] Mengingat kematian membuat kita tidak berlaku zholim. Allah Ta’ala berfirman,

ุฃَู„َุง ูŠَุธُู†ُّ ุฃُูˆู„َุฆِูƒَ ุฃَู†َّู‡ُู…ْ ู…َุจْุนُูˆุซُูˆู†َ

“Tidaklah orang-orang itu menyangka, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan.”
(QS. Al Muthoffifin: 4).
Ayat ini dimaksudkan untuk orang-orang yang berlaku zholim dengan berbuat curang ketika menakar. Seandainya mereka tahu bahwa besok ada hari berbangkit dan akan dihisab satu per satu, tentu mereka tidak akan berbuat zholim seperti itu.

Nasehat ulama ….
Abu Darda’ berkata,  “Jika mengingat mati, maka anggaplah dirimu akan seperti orang-orang yang telah meninggalkanmu.”

Yang menakjubkan pula dari Ar Robi’ bin Khutsaim …
Ia pernah menggali kubur di rumahnya. Jika dirinya dalam kotor (penuh dosa), ia bergegas memasuki lubang tersebut, berbaring dan berdiam di sana. Lalu ia membaca firman Allah Ta’ala,

ุฑَุจِّ ุงุฑْุฌِุนُูˆู†ِ  ู„َุนَู„ِّูŠ ุฃَุนْู…َู„ُ ุตَุงู„ِุญًุง ูِูŠู…َุง ุชَุฑَูƒْุชُ

“(Ketika datang kematian pada seseorang, lalu ia berkata): Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia) agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan.”
(QS. Al Mu’minuun: 99-100).
Ia pun terus mengulanginya dan ia berkata pada dirinya, “Wahai Robi’, mungkinkah engkau kembalikan (jika telah mati)!.


Wallahu a'lam bish-shawaab,
 ูˆุงู„ู„ู‡ ุฃุนู„ู… ุจุงู„ุตูˆุงุจ

Barakallah fiikum.
ุจَุงุฑَูƒَ ุงู„ู„َّู‡ُ ูِูŠْูƒ

๐Ÿ“ข๐Ÿƒ๐Ÿ”Š Share, yuuk! ......Semoga saudara² kita mendapatkan faedah artikel/ status dari yg kita bagikan   dan Allรขh membalas kita dgn pahala   dan kebaikan  karena telah berniat menunjukkan kebaikan. ุขู…ِูŠู†َ.  Aamiin.

●───✸✸๐Ÿ€๐ŸŒน๐Ÿ€✸✸───●

Dari kajian fiqih muslimah
Asuhan ustd Abuzzubair al junaid

***
Dapatkan postingan lainnya di:
http://koleksi-sharing.blogspot.com
Read More

JANGAN KALIAN MENGHINA TUHAN AGAMA LAIN



JANGAN KALIAN MENGHINA TUHAN AGAMA LAIN.KARNA ALLAH SWT MELARANG KERAS.SIAPAPUN YG MELAKUKAN PENGHINAAN TERHADAP AGAMA LAIN ITU JUGA PENISTAAN.

Sebagai agama yang haq dan paripurna, Islam mengatur seluruh urusan. Termasuk dalam aturan Islam ialah larangan mencaci maki, menghina, mengolok-olok atau menjelek-jelekkan sesembahan penganut kepercayaan lain.Saking pentingnya perkara ini, Allah Ta’ala sendiri yang mengaturnya sebagaima disebutkan dalam Firman-Nyayang mulia.“Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan.”(Qs al-An’am [6]: 108)Ayat ini diturunkan terkait tindakan beberapa kaum Muslimin generasi awal yang mencaci maki sesembahan orang-orang kafir Quraisy. Orang-orang kafir Qursaisy pun berkata, “Hai Muhammad, engkau hentikan makianmu terhadap sesembahan-sesembahan kami, atau kami akan mencaci maki Rabbmu!”Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam pun melarang kaum Muslimin menghina sesembahan-sesembahan orang kafir, lalu Allah Ta’ala menurunkan surat al-An’am [6] ayat 108 ini.Keterangan lainnya menyebutkan, dahulukaum Muslimin mencaci berhala-berhala orang kafir, lantas mereka melakukan balasan dengan menghina Allah Ta’ala secara berlebihan tanpa sedikit pun bekalpengetahuan di dalam dirinya.Ketika menafsirkan ayat ini, Imam Ibnu Katsir Rahimahullahu Ta’ala menjelaskan,“Allah Ta’ala melarang Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam dan orang-orang yang beriman untuk mencari maki sesembahan-sesembahan kaum musyrik,meski cacian itu mengandung kemaslahatan.”Alasan pelarangnnya, masih merujuk kepada penjelasan beliau dalam Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim, “(Karena mencaci maki sesembahan orang kafir) menimbulkan kerusakan yang lebih besardari kemaslahatan itu sendiri.”Hinaan dan cacian sebagian kaum Muslimin terhadap sesembahan-sesembahan kaum kafir bisa menjadi pemicu bagi orang kafir untuk menghina Allah Ta’ala, padahal Dia Mahasuci dan Mahamulia.Satu ayat ini saja sudah menjadi bukti bahwa Islam merupakan agama yang sangat sempurna. Kita tidak diperkenankan menghina sesembahan-sesembahan orang kafir atau kepercayaan lainnya demi menjaga kemuliaan Allah Ta’ala.Namun demikian, mereka tetap berhak mendapatkan sentuhan dakwah. Mereka harus diingatkan bahwa jalan yang ditempuh itu keliru. Mereka harus diberitahu bahwa ujung dari penyembahan kepada selain Allah Ta’ala ialah neraka yang amat berat dan mengerikan siksanya.

***
Dapatkan postingan lainnya di:
http://koleksi-sharing.blogspot.com
Read More

Bersegera Shalat



Seorang suami bertanya pada istrinya : " Sudah shalat ashar ?
"belum, jawab istrinya pendek.
Suami bertanya lagi : " kok belum shalat,?"
ketus istrinya menjawab : " aku baru saja pulang, capek sekali dan aku ketiduran tadi "...
suaminya menimpali : " baiklah ... bangun dan shalatlah ashar dan maghrib sekaligus, sebentar lagi sudah mau masuk waktu isya "

Pada keesokan harinya suami pergi untuk tugas ke luar kota ... seperti biasa seharusnya si suami menelpon istrinya bila telah tiba dengan selamat di tempat kerjanya . Si istri menunggu berjam-jam telepon dari suaminya namun si suami tak juga menghubunginya... pemberitahuan dengan SMS singkat pun tidak ada ...si istripun mulai cemas, ini bukan kebiasaan suaminya ... ia berpraduga macam2 dan amat khawatir dengan keselamatan sang suami ... berkali2 ia mencoba menghubungi HP suaminya ... terhubung tapi tidak diangkat

Setelah beberapa jam akhirnya si suami mengangkat HP nya ... terbata2 si istri bertanya : " suamiku apakah engkau telah tiba dengan selamat ? " ...
" Ya, alhamdulillah '' jawab suami pendek ...
" kapan sampainya ? " si istri bertanya lagi ...
cuek si suami menjawab ; " saya sampai kira-kira 4 jam yang lalu " ...
dengan nada marah si istri berkata lagi : " 4 jam yang lalu dan tidak menghubungi aku ?? " ...
masih dengan nada malas si suami menjawab : " aku merasa capek sekali dan aku ketiduran sebentar " ...
si istri menimpali : " berapa menit sih kalau harus menelponku ??? cuma sebentar masa ngak bisa ??? apa ngak kedengaran bunyi HP mu waktu tadi aku menghubungi berkali2 ?? " ...
" ya ... aku dengar " jawab suami ...
dengan suara sedih si istri berkata ; " kok gitu sih .. apa sudah ngak sayang padaku lagi ?? " ...
si suami menimpali : " aku amat sayang padamu ... tapi kemarin mengapa engkau tidak menyahuti seruan azan ashar dan bersegera shalat, bukankah shalat itu hanya sebentar, bagaimana nanti aku bila ditanya ALLAH tentang perbuatanmu itu ... apakah engkau sudah tidak sayang padaku ? " ....
di ujung HP sambil terisak si istri berkata : " engkau benar suamiku ... aku mohon maaf ... aku berjanji untuk tidak mengulanginya lagi " ...
sejak saat itu si istri tidak pernah lagi mengakhirkan shalat bila telah tiba waktunya ....

Sungguh ... orang yang benar mencintaimu adalah orang mendorongmu ke depan untuk berjalan bersama di jalannya ALLAH..ia akan terus menyokongmu agar engkau tidak berpaling ataupun mundur ke belakang..

***
Dapatkan postingan lainnya di:
http://koleksi-sharing.blogspot.com
Read More